Kerana Suka Tidurkan Anak yang Berusia 5 Bulan “Di Dalam Stroller Bayi” .. Ibu Ini Menyesal Seumur Hidup !! – Aku Menyesal Sangat Melihat “Keadaanya Seperti Ini

Sebagai harta paling berharga, setiap kali sang ibu membawa bayi pergi jalan-jalan pasti membawa banyak barang bawaan, entah cadangan pampers, susu, topi, dll. Belum lagi ditambah jika bayi Anda masih kecil dan belum bisa jalan, dimana tangan kiri Anda haurs memegang tas perlengkapan bayi dan tangan satunya lagi menggendong bayi.

Tapi sejak ditemukannya kereta bayi, sangat bisa membantu orangtua agar tidak keberatan saat menggendong maupun kehilangan jika bayi tersebut sudah bisa berjalan sendiri. Dan biasanya kereta bayi juga memiliki satu kait kecil atau keranjang dimana kita bisa menyimpan barang bawaan sang bayi.

Namun tahukah kamu, bahwa sebenarnya kereta bayi tidak baik bagi perkembangan tulang bayi sendiri? Khususnya bisa merusak tulang belakang bayi.

Tulang pada bayi masih sangat lunak, jika diposisikan di tempat yang salah akan mengubah bentuk aslinya.

Bayi yang kurang dari 6 bulan tidak dianjurkan untuk duduk di kereta bayi, karena pada masa ini tulang bayi masih rapuh, kalau jalanan tidak rata, kereta bayi akan berguncang dan tulang belakang bayi kemungkinan akan rusak akibat benturan. Jadi jangan tempatkan bayi di kereta sampai ia mampu menopang berat kepalanya sendiri.

Dan ada beberapa hal penting lainnya yang berhubungan dengan kesehatan tulang bayi, yaitu jangan membiarkan bayi terlalu lama tertidur dalam gendongan lenganmu, cepat tidurkan di atas kasur yang memiliki permukaan rata; jangan terlalu cepat mengingankan bayi bisa tengkurap atau merangkak, karena pada dasarnya semua perkembangan bayi ada tahapnya sendiri, usia 3 bulan mulai bisa tengkurap, usia 6 bulan duduk, dan usia 9 merangkak.

Jika dibiarkan terus menerus dalam posisi yang salah, lama kelamaan akan berakibat skoliosis serta dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi.

Jadi saat ini para bunda sudah mengerti bukan bahwa tidak semua peralatan bayi itu aman bagi perkembangan bayi sendiri? Alangkah baiknya jika kita mengerti secara teori tentang pertumbuhan sang bayi.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa SHARE ke teman-temanmu juga ya 🙂

sumber

Kredit:depakata

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *